Sabtu, 16 Oktober 2010

Pelabuhan

Pelabuhan adalah sebuah fasilitas di ujung samudera, sungai, atau danau untuk menerima kapal dan memindahkan barang kargo maupun penumpang ke dalamnya. Pelabuhan biasanya memiliki alat-alat yang dirancang khusus untuk memuat dan membongkar muatan kapal-kapal yang berlabuh. Crane dan gudang berpendingin juga disediakan oleh pihak pengelola maupun pihak swasta yang berkepentingan. Sering pula disekitarnya dibangun fasilitas penunjang seperti pengalengan dan pemrosesan barang. Peraturan Pemerintah RI No.69 Tahun 2001 mengatur tentang pelabuhan dan fungsi serta penyelengaraannya.

Arus air laut

Arus air laut adalah pergerakan massa air secara vertikal dan horisontal sehingga menuju keseimbangannya, atau gerakan air yang sangat luas yang terjadi di seluruh lautan dunia. Arus juga merupakan gerakan mengalir suatu massa air yang dikarenakan tiupan angin atau perbedaan densitas atau pergerakan gelombang panjang.

Pergerakan arus dipengaruhi oleh beberapa hal antara lain arah angin, perbedaan tekanan air, perbedaan densitas air, gaya Coriolis dan arus ekman, topografi dasar laut, arus permukaan, upwellng , downwelling.
Selain angin, arus dipengaruhi oleh paling tidak tiga faktor, yaitu :

Sabtu, 02 Oktober 2010

Pasang Surut Laut

Pasang laut adalah naik atau turunnya posisi permukaan perairan atau samudera yang disebabkan oleh pengaruh gaya gravitasi bulan dan matahari. Ada tiga sumber gaya yang saling berinteraksi: laut, matahari, dan bulan. Pasang laut menyebabkan Tperubahan kedalaman perairan dan mengakibatkan arus pusaran yang dikenal sebagai arus pasang, sehingga perkiraan kejadian pasang sangat diperlukan dalam navigasi pantai. Wilayah pantai yang terbenam sewaktu pasang naik dan terpapar sewaktu pasang surut, disebut mintakat pasang, dikenal sebagai wilayah ekologi laut yang khas.

Terumbu dan Fitoplankton

Terumbu atau gosong adalah dangkalan dari batu, pasir, atau pembentuk lainnya, di bawah permukaan laut yang dapat membahayakan navigasi transportasi laut. Terumbu yang terbentuk dari pasir dan pada saat pasang surut tampak permukaannya disebut gosong pasir.

Terumbu yang terbentuk dari proses abiotik—pengendapan pasir, erosi gelombang atas cadas hingga bertumpuk-tumpuk, dan proses alami lainnya—namun karang yang paling banyak dikenal adalah batu koral di perairan tropis yang berkembang melalui proses biotik yang didominasi juga oleh ganggang. Terumbu dapat tercipta secara disengaja baik melalui konstruksi khusus maupun kapal yang tenggelam, namun orang bisa berkata kalau itu tadi bukan "karang" yang sesungguhnya, sebab jarang terjadi kerusakan buatan akan tercipta jika berbahaya untuk kapal. Struktur-struktur itu biasanya diciptakan untuk mendorong kompleksitas fisik punggung pasir yang umumnya tak berbentuk agar menarik sejumlah organisme, seperti ikan.

Lingkungan Wilayah Pesisir


Pengelolaan Ekosistem Pesisir

 
Indonesia memiliki lebih dari 17.000 pulau yang tersebar dari barat hingga timur dengan garis pantai sepanjang ± 80.791 km. Setiap pulau memiliki perbedaan yang dipengaruhi oleh kondisi geologi, geomorfologi, hidrologi dan posisinya yang terletak pada daerah tropis. Dengan kondisi tersebut, maka di sepanjang jalur garis pantainya (pesisir) terbentuk berbagai jenis bentuk lahan asal marin dan berbagai tipe ekosistem pesisir.Sunarto (2000) mengatakan bahwa ekosistem pantai identik dengan daerah kepesisiran (coastal area) atau disebut saja daerah pesisir, namun hal ini perlu dibedakan dengan pesisir (coast), pantai (shore), maupun gisik (beach).

Lingkungan Estuaria

Estuaria adalah perairan muara sungai semi tertutup yang berhubungan bebas dengan laut, sehingga air laut dengan salinitas tinggi dapat bercampur dengan air tawar. Estuaria dapat terjadi pada lembah-lembah sungai yang tergenang air laut, baik karena permukaan laut yang naik (misalnya pada zaman es mencair) atau pun karena turunnya sebagian daratan oleh sebab-sebab tektonis. Estuaria juga dapat terbentuk pada muara-muara sungai yang sebagian terlindungi oleh beting pasir atau lumpur.

Padang Lamun untuk di Lindungi


Jika anda ingin mengetahui satu di antara tempat terunik, hijau dan indah di dasar perairan atau jika anda ingin tempat makan mamalia laut langka seperti duyung dan manate, silahkan bersnorkel ria di sekitar padang lamun (seagrass). Duyung atau dikenal dengan nama dugong (Dugong dugong, muller 1776) dan manate (Trichechus manatus) adalah mamalia laut yang hanya mengkonsumsi daun lamun sebagai makanan utama mereka.  Namun tidak semua lamun merupakan makanan favorite duyung dan manate.