Jumat, 07 Mei 2010

Kami relakan semua demi laporan

AER-TERKINI !!!


Hari ini (08/05) adalah hari yang paling menyeramkan dalam sejarah air.. dn smw telah ku korbankan demi laporan ku. Detik demi detik hanya ingat padamu.... Smw anak air sibuk lari ksana kemari, tak kenal waktu tak ingat makan, dan tak ingat untuk tidur...Disetiap sudut kampus ditemukan anak sekumpulan anak air yang lagi mengerjakan laporan. Mulai diemperan ruang kampus, dirental sampai kost-kost pun penuh dengan anak air. Beberapa hari dilalui terasa seperti di neraka. segala penyakit pun berdatangan mulai dari puspa (pusing kepala) sampai kena kanker (kantong kering). Akan tetapi semua yang telah kami lakukan belum sebanding dengan apa yang kami harapkan, setiap hari kami merasa waktu itu berjalan sangat cepat sekali, hingga tak ada waktu lagi bagi kami untuk bermain. Hingga pada akhirnya pada hari inilah semw yang telah kami korbankan terbayar lunas. tepat pada pukul 12.00 wib laporan kami di ACC kan. Betapa bahagia kami, dari sini kami dapat hikmah semua butuh pengorbanan untuk mencapai sebuah tujuan.........................
OH LAPORANKUUUUUUUU.......................

Kamis, 06 Mei 2010

Memoriam in (tiiiittt...) Laboratorium... (aer '09 semester 1)


yayaya,,,
memang slama nge-lab kta slalu ngerasa tertindas. tpi gag smua nya itu hal yg buruk. seburuk2nya sesuatu psti ada kebaikan nya juga...
sperti tu la yg dialami anak2 aer dlam nge-lab.
psti bnyak yg gondok, kesel gara2 lab. tapi jgn salah lo, k lpangannya kan seru.....
hahaha....
buktinya, ke sungai , ke laut...
praktikumnya cman sbntar , eeehhh foto2 nya udh hmpir 1 album foto...
maka'a jgn cmn inget sesuatu hnya yg buruk'a aja..
inget juga kebaikan nya...
memang bnyak insiden yg terjadi dulu, tpi kn tu ibarat proses menuju kbenaran..
haha,,,(sok paten)..
gag mungkin gag ada rasa kngen nge-lab lagi di negeri orang..
pasti ada...
mgknya ne album terbit musim ne...
hahaha.......
sing sabar yo aer-aer yg tercemar berat.....

Tim perairan raih 3 poin........!!!

aer-terkini !!


Sore tadi (06/05) masih di lapangan sepak bola FISIP USU tim perairan untuk pertama kali meraih 3 poin. kemenangan ini diraih atas kerja keras yang dilakukan anak2 perairan . Dengan skuad tim seadanya tim perairan tetap datang ke lapangan untuk menjamu lawannya yang berada di posisi 4 klasemen LIGA PERTANIAN pool A. Tidak sia-sia, keberanian anak2 aer ini terbayar lunas dengan raihan 3 poin. tim perairan menang "WO" atas lawannya yang tidak hadir ke lapangan . walaupun hanya menang "WO", tapi itu merupakan hasil yang positif bagi anak2 aer. Salah seorang pemain aer mengatakan, kami memang blum bisa lolos ke babak selanjutnya, tapi kami sudah memberikan hasil yg positif dan akan terus lagi pada turnamen2 berikutnya. 

Senin, 03 Mei 2010

gol perdana tim perairan di ajang LIGA PERTANIAN 2010

AER-terkini..........!!!!!!!


Tadi sore hari senin (03/05) pukul 15.00 wib tepatnya di lapangan FISIP USU tim perairan usu yg di dominasi oleh anak2 '09 berhasil menyarangkan gol perdananya selama mengikuti turnamen pada ajang liga PERTANIAN USU 2010. Gol tersebut dicetak oleh pemain anyar bernomor punggung 4 yaitu Hiras Sucipto asal namorambe. walaupun hingga pertandingan usai tim perairan mengalami kekalahan, tapi hasil itu merupakan hasil yg lumayan baik , secara tim perairan hanya di dominasi anak2 dari '09.

Dari 3 pertandingan yg telah dilakoninya, tim perairan masih blum bisa memperoleh angka.Dan baru mampu memasukkan 1 gol saja. tim perairan sendiri telah kemasukan bola 20 gol, dan memasukkan 1 gol. dengan sisa pertandingan yg tinggal 1 pertandingan lagi, sepertinya harapan untuk melaju ke semifinal dari anak2 aer ini tlah habis. Namun hal ini tidak mengurangi rasa semangat bertanding mereka berkurang. Mereka mengganggap setiap laga yg dilakoninya adalah pelajaran buat kedepannya, dan anak2 aer pasti akan tetap smngat.Maju terus PERAIRAN,,,, tunjukkan smngatmu sperti  "PLANKTON" yg mengurangi global warming di lapangan hijau...kami akan tunggu hasilnya pada hari Kamis (06/05) pukul 16.30 wib........
semoga berhasil aer Q ........
amin.....

Sabtu, 01 Mei 2010

Sejarah pembentukan program studi Ilmu Kelautan di IPB



Program studi Ilmu Kelautan di IPB mulai diselenggarakan pada tahun akademik 1986/1987 bersama-sama dengan program studi ilmu kelautan di 5 (lima) universitas di Indonesia lainnya yaitu  UNRI, UNDIP, UNHAS, UNSRAT, dan UNPATTI pada tahun berikutnya.  Pembukaan program studi ITK – IPB tersebut berdasarkan Surat Edaran Dirjen Dikti Nomor: 1023/D/Q/1985 dan selanjutnya ditetapkan berdasarkan SK Dirjen Dikti Nomor 22/DIKTI/Kep/1988, dengan nama Program Studi Ilmu Kelautan (IKL) pada Fakultas Perikanan IPB dengan ujung tombak yakni Eksplorasi Sumberdaya Hayati Laut.  Sebagai program baru saat itu berada di bawah fakultas, PS-IKL dikelola oleh dua jurusan yaitu Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP) dan Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (PSP).  Hal ini disebabkan karena keterbatasan SDM dan fasilitas pendukung.

Bersamaan program tersebut dibentuk, pemerintah memberikan dana bantuan untuk ke enam universitas berupa pembangunan/pengadaan/pengembangan sarana-prasarana/fasilitas, tenaga kependidikan, mulai dilaksanakan melalui Marine Science Education Project (MSEP)-DGHE (ADB – Loan No. 894-INO/895 – INO (SF) dan berakhir pada tahun 1995/1996.  Beberapa sarana-prasarana/fasilitas yang berhasil dibangun/diadakan adalah antara lain ”Marine Center” di Kampus IPB Darmaga dengan segala kelengkapan/fasilitas di dalamnya, ”Marine Field Station” di Pelabuhan Ratu dengan segala kelengkapan/fasilitas pendukungnya, kapal/perahu, bus, kendaraan roda empat, kendaraan roda dua, dan seterusnya.  Semua fasilitas ini saat ini tidak secara keseluruhan dikelola oleh departemen seperti ”Marine Field Station” di Pelabuhan Ratu selama ini dikelola oleh Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dan selanjutnya pada tahun 2005 melalui SK Rektor IPB No. 202/K13/OT/2004 ”Marine Field Station” di Pelabuhan Ratu dikelola oleh University Farm IPB.

Dalam penyelenggaraan program studi selama kurang lebih 19 tahun 2 bulan, program studi telah melakukan berbagai langkah untuk pengembangan program-program khususnya kurikulum dan organisasi.  Kurikulum telah berubah sebanyak 4 kali (periode 1988-1996, 1996-1999, 2000-2004, 2005-sekarang)  dan pernah mendapatkan pengakuan akreditasi ”A” pada tahun 1998 berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi DEPDIKBUD No. 00498/Ak-1.1/IPBIKL/VIII/1998 dengan masa berlaku sampai tahun 2003.  Di bidang keorganisasian, ketersediaan jumlah Sumberdaya Manusia yang cukup dan fasilitas bangunan telah mendorong pembentukan Jurusan Ilmu dan Teknologi Kelautan.  Bersamaan dengan kebijakan pemerintah pada Tahun 1998 yang ditandai dengan terbentuknya Departemen Perikanan dan Kelautan dalam sistem pemerintahan RI, perubahan organisasi diawali dengan perubahan nama dari Fakultas Perikanan menjadi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan berdasarkan SK Mendikbud No. 045d/o/1998.  Selanjutnya pada Tahun 2000, berdasarkan SK Rektor IPB No. 073/K13.12.1/OT/2000 tertanggal 27 Mei 2000, Jurusan Ilmu dan Teknologi Kelautan (ITK) terbentuk dibawah Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

Perubahan status IPB menjadi Perguruan Tinggi Badan Hukum Milik Negara (PT-BHMN) juga memberikan peran besar terhadap perubahan organisasi dan perubahan program studi.  Hal ini diawali dengan perubahan sebutan jurusan menjadi departemen pada Tahun 2003.  Selanjutnya dalam rangka effisiensi dan penataan departemen, maka pada Tahun 2005, Program Studi Ilmu Kelautan berubah menjadi Ilmu dan Teknologi Kelautan berdasarkan SK Rektor IPB (SK Rektor IPB No. 094/K13/PP/2005) tertanggal 19 Juli 2005.  Hal ini memberikan prospek pengembangan program lanjut yang tidak hanya bidang ilmu kelautan, tetapi juga pengembangan di bidang Teknologi Kelautan.

Program studi sampai saat ini telah menghasilkan kurang lebih 800 sarjana dan dalam lima tahun akademik terakhir (2002/2003 – 2006/2007) termasuk memiliki keketatan persaingan dalam penerimaan mahasiswa yang berfluktuasi yaitu dengan rata-rata 16 % dari jumlah total pemilih.  Jumlah mahasiswa yang memenuhi panggilan rata-rata mencapai 70 mahasiswa setiap tahun.  Program studi mampu meluluskan rata-rata mencapai 71 lulusan per tahun.  Perbedaan jumlah lulusan sedikit lebih tinggi dari jumlah mahasiswa masuk menunjukkan lulusan tidak berasal dari satu angkatan yang sama dan hal ini dapat ditunjukkan dengan lama penyelesaian studi mahasiswa yang masih lebih dari 8 semester (4 tahun).  Disamping itu, lulusan program studi ini telah bekerja di berbagai bidang baik yang sesuai dengan kompetensi kelautan maupun di luar kompetensi.  Hal ini menjadikan program studi Ilmu dan Teknologi Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan – IPB penting untuk dilakukan evaluasi diri, sejalan dengan strategi jangka panjang IPB untuk menjadi universitas bertaraf dunia (world class university).

Sejarah Fakultas Perikanan di Universitas Brawijaya


Perguruan Tinggi Jurusan Perikanan Laut didirikan pada tanggal 28 Oktober 1962 oleh Yayasan Pendidikan Probolinggo. Sejak 25 Mei 1963, melalui Surat Keputusan Menteri PTIP      No. 163 Tahun 1963, Perguruan Tinggi Jurusan Perikanan Laut tersebut menjadi salah satu Jurusan pada Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan (FKHP) Universitas Brawijaya yang berkedudukan di Malang. Sedangkan Jurusan Perikanan Laut masih tetap berkedudukan di Probolinggo.
Pada akhir tahun 1970, FKHP Universitas Brawijaya mempunyai jurusan baru yaitu Jurusan Kedokteran Hewan yang berkedudukan di Surabaya. Dengan demikian FKHP Universitas Brawijaya memiliki tiga jurusan yaitu : Peternakan, Perikanan Laut dan Kedokteran Hewan. Kemudian pada bulan Agustus 1972, Jurusan Kedokteran Hewan menggabungkan diri dengan Universitas Airlangga di Surabaya. Sedangkan Jurusan Perikanan Laut berubah menjadi Jurusan Perikanan. Guna memudahkan pengelolaan dan pengembangannya, maka sejak tahun 1972 itu pula Jurusan Perikanan secara bertahap dipindahkan ke Malang.
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0220/0/1973, sejak tanggal 1 Januari 1973 FKHP dirubah menjadi Fakultas Peternakan (FAPET) yang berdasarkan Surat Keputusan Rektor No. 51/SK/1977 memiliki dua jurusan yaitu: Peternakan dan Perikanan. Sejak tanggal 5 Juli 1977, Fakultas Peternakan diubah menjadi Fakultas Peternakan dan         Perikanan.
Perkembangan selanjutnya berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 27 tahun 1982 dan Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 59 tahun 1982 tentang Susunan Organisasi Universitas Brawijaya, maka Fakultas Peternakan dan Perikanan menjadi dua Fakultas, yaitu:
-    Fakultas Peternakan
-    Fakultas Perikanan
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 0174/0/1983 tentang Penataan Jurusan pada Fakultas di lingkungan universitas/Institut Negeri serta Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 118/Dikti/1984 tentang jenis dan jumlah Program Studi di setiap Jurusan pada Fakultas di lingkungan Universitas Brawijaya, maka Fakultas Perikanan Universitas Brawijaya ditetapkan memiliki satu jurusan yaitu :
Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan dengan membawahi tiga Program
Studi Yaitu :
-   Program Studi Manajemen Sumberdaya Perikanan (MSP)
-   Program Studi Pengolahan Hasil Perikanan (PHP)
-   Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan (SEP)
Sedang dua program studi lainnya yaitu Program Studi Budidaya Perairan (BP) dan Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (PSP) diselenggarakan sambil menunggu pengesahannya.


Sejak tanggal 7 Juli 1996, Fakultas Perikanan Universitas Brawijaya ditetapkan memiliki satu jurusan dan lima program studi melalui Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan No. 251/DIKTUKEP/1996, yaitu sebagai berikut:
        Jurusan            :       Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP)
          Program Studi       :         1.Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP)

Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP) di UNPAD


Eksistensi pendidikan tinggi perikanan di Universitas Padjadjaran sebenarnya sudah ada sejak 40 tahun lalu, yaitu sejak dibukanya Jurusan Perikanan pada Fakultas Pertanian tahun 1965. Sejak berdiri sampai tahun 1982, struktur organisasi Jurusan Perikanan terbagi atas tiga bagian, yaitu Bagian Budidaya Perikanan, Bagian Penangkapan Ikan, dan Bagian Biologi Perikanan.

Pada tahun 1996 baru dibuka satu program studi, yaitu Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP), berdasarkan Surat Keputusan Dirjen.Dikti. Nomor 217/DIKTI/KEP/1996 tanggal 11 Juli 1996. Penyelenggaran Program Studi MSP berlangsung hingga tahun akademik 2005/2006 yang merupakan tahun transisi dari peningkatan status Jurusan Perikanan menjadi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
Berdasarkan Surat Keputusan Rektor Nomor 1197/J06/Kep/KP/2005 tanggal 7 Juli 2005 dan Surat Persetujuan Dirjen Dikti Nomor 2015/D/T/2005 tanggal 27 Juni 2005. Jurusan Perikanan telah dikembangkan menjadi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
Group ini diperuntukkan bagi alumni PERIKANAN UNPAD mulai dari angkatan tahun 1965 sampai sekarang tak terkecuali.
Hidup barudak lauk!!!